Ciptakan Tontonan Menjadi Tuntunan

Oleh : Aamir Darwis

Kesuksesan dan kegagalan dakwah saat ini memang sulit dipilah-pilah.disisi lain dakwah terus berada dimana-mana.dilain pihak kemaksiatan dan kriminalitas tetap terjadi dimana-mana.ukuran keberhasilan dakwah sangat sulit ditentukan.bahkan,tidak bisa diukur dengan banyaknya orang maksiat atau kriminal.karena orang yang suka maksiat dan kriminal biasanya jarang atau bahkan tidak pernah mengikuti kegiatan dakwah.akibatnya mereka sering malakukan tindakan-tindakan yang dilarang oleh ajaran islam.

Disamping itu,kebaikan perbuatan seseorang itu tidak cukup hanya dinasehati ataupun diberikan ceramah dakwah.melainkan perbuatan seseorang itu akan lebih dipengaruhi oleh kesadaran yang didukung oleh pengetahuan.kondisi ini yang menyebabkan sulitnya nasehat dakwah diterima oleh umat.selain itu,perbuatan itu juga sangat terkait dengan petunjuk Allah.sehingga rahmat Tuhan juga ikut menentukan dalam keberhasilan dakwah.

Media yang sangat efektif untuk melaksanakan dakwah saat ini adalah televisi.hal ini bisa kita lihat,betapa masyarakat sekarang seperti terjajah oleh televisi.bahkan bisa dipastikan sehari nonton tivi meskipun hanya beberapa menit.bahkan acara seperti musik,berita,road show,dll sudah banjir di televisi.

Lalu apakah perlu didirikan tv islam?dalam kondisi perekonomian yang sulit seperti sekarang ini mendirikan tv islam termasuk hal yang sulit.

Kesulitan dalam membuat tayangan bermutu yaitu memuaskan dan menyenangkan.contohnya kuliah subuh atau ceramah subuh termasuk tayangan yang memuaskan tetapi tidak menyenangkan.

Berbeda dengan acara musik,sinetron,show dll yang masuk katagori menyenangkan tetapi belum bisa memuaskan.

Acara dalam bulan ramadhan misalnya,hampir semua produk dan baliho-baliho akan menyuarakan islam.hal ini terjadi karena momentumnya tepat.tetapi ketika ramadhan berakhir semua akan berlangsung seperti biasa.karena jika dipaksakan takut tidak laku.inilah yang menjadi kendala selama ini.

Mudah-mudahan pendakwah saat ini bisa cermat dan cerdas,bukan hanya kaum yang baik-baik saja yang diceramahi tetapi yang buruk-buruk itu lebih penting.karena yang buruk tidak akan pernah hilang jika hanya dicemooh tetapi tidak pernah diceramahi.

Dan semoga semakin banyaknya televisi berlabel islam seperti tv9,aswaja tv,dll menjadi penghubung tontonan menjadi tuntunan walaupun begitu sebagai penikmat tivi kita harus bisa menyaring mana yang tepat untuk kita karena tivi hanyalah tivi.Dan belajar dengan mengaji kepada ulama atau kyai sangat wajib dianjurkan karena ditangan merekalah islam yang rahmatan lill’alamin ini terus aktif.cukuplah televisi sebagai bahan referensi dan pembelajaran semata.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s