Bisik-Bisik Bikin Berisik Bukan Berisi Bahkan Gak Asyik

oleh : Aamir Darwis

Di dalam ruang sekolah.

Jatmiko,Mamet,Prokul dan Gareng sedang asyik ngobrol duel pemikiran.Karena jam pelajaran kosong dan Ibu Guru juga belum datang mereka memutuskan untuk sharing pemikiran,ngobrol ngalor ngidul sambil kadang-kadang diisi jok-jok yang bisa membuat suasana semakin asyik dan lucu.

Jatmiko memulai pemikirannya yang sebenarnya bukan pemikirannya melainkan itu karena sebab kasih sayang Tuhan sehingga dia bisa berfikir seperti itu.

“Sebenarnya saat kita berbuat baik kepada orang lain,kita tidak benar-benar berbuat baik untuk mereka tetapi kita sedang menabung kebaikan untuk diri sendiri.Begitupun sebaliknya.Saat kita berbuat jahat pada orang lain itu sebenarnya kita sedang berbuat jahat pada diri sendiri karena sedang menabung dosa dan siksaan untuk diri sendiri”

Mamet nambaih ulasannya,

“Berbuat baik atau jahat,itu adalah peran alias akting kita sebagai manusia.Kita mungkin seperti wayang yang sedang digerakkan oleh sang sutradara yakni Tuhan.Apapun gerak kita sudah diketahui dan direncanakan oleh Tuhan.Dan Tuhan mungkin hanya menuntut kita supaya serius dalam memainkan peran artinya Tuhan menyuruh kita menjalani hidup dengan sebaik-baiknya.Manusia dituntut untuk bertauhid dan bertaqwa kepadaNya.Dan jangan kalian pikir manusia bisa membunuh.Yang membunuh kan Tuhan,jika manusia membunuh itu perannya saja.Di TV itu bohong, manusia kok bisa membunuh? Tapi ya kurang seru juga jika di TV disiarkan Tuhan membunuh manusia,kan tidak elok.jadi terpaksa melakukan talbis dengan mengganti manusia sebagai tersangka.Dan yang paling penting jangan bertanya kenapa Tuhan membunuhnya,semakin kita komplain kepada Tuhan semakin kita pusing tujuh keliling.Lha wong kita cuma peran masa tanya ke sutradara.Kan kita yang akan diberi pertanyaan, menjalani peran dengan baik,gak? Sudah sesuai dengan kehendakNya,belum? Tuhan Ridho dengan perbuatan kita,tidak? Itu yang pas.Tuhan yang menanyai kita”

Prokul membantah,

“Tetapi jangan sampai kita punya anggapan bahwa amal kita yang menyelamatkan kita.Jelas sekali Tuhan yang menyelamatkan kita,kita bisa beramal bisa berbuat baik itu sebab kasih sayang Tuhan bukan karena dirimu sendiri.Tuhan yang menggerakkan kita untuk beramal,bukan? Dan jangan dipikir,semakin kita banyak amal Tuhan akan senang dan jika berbuat dosa Tuhan akan sedih.Jika semua penduduk bumi beramal tak menambah kekuasaanNya yang tak terbatas dan jika seluruh penduduk bumi berdosa,Tuhan juga tidak dirugikan.Tuhan maha segala-galanya dan cipratan dari manusia tak sediikitpun mempengaruhi KebesaranNya.Tuhan lebih tinggi dari jangkauan senang dan sedih.Kata senang dan sedih hanya untuk makhluk yang bernama manusia”

Gareng tiba-tiba nyeletuk dan nrocos ingin menyampaikan pendapatnya.

“Yang terpenting obrolan kita ini jangan seperti “bisik-bisik yang bikin berisik bukan berisi malah bikin gak asyik”

Jatmiko,Mamet dan Prokul dlombong (melongo),antara bingung,pusing,dan aneh.

“Itu maksudnya apaan, Reng? Kata-katamu susah dimengerti”

Garengpun menjelaskan maksud ucapannya yang tadi itu.

“Obrolan kita jangan sampai bisik-bisik untuk ngrasani atau menggunjing orang lain.Obrolan yang seru kebanyakan ada bumbu-bumbu menggunjing.Ngomongin orang lain kan dosa lho??? Dan ngomongin orang lain itu pasti akan bikin berisik bahkan memerahkan telinga orang yang digunjing.Dan buntut dari itu semua, bisik-bisik yang berisik itu menjadi tidak berisi.Tidak ada unsur manfaatnya,malah obrolan kita bisa jadi tabungan dosa,kan??”

Jatmiko membalas cuitan maut Si Gareng

“Tetapi kita kan tidak sedang menggunjing, Reng? Memang benar obrolan bisa jadi Boomerang jika isinya cuma menggunjing,justru saya malah tertawa-tawa jika ada yang menggunjing saya.Itu kan sama saja mengurangi dosa,Reng.. jadi jika ada yang menjelekkan saya dengan maksud menjelekan bukan mencerahkan saya, mereka rugi,Reng.. mereka sedang menabung dosa,kan? Heuheuheu”

“Jadi, hati-hati saat ngomongin orang.Apakah omongan kita itu niatnya mencerahkan atau menjelekan? Jika mencerahkan bisa jadi kritik dan jika menjelekan bisa jadi gunjingan, waspadalah waspadalah..” Prokul mempungkasi obrolan itu karena tiba-tiba Ibu Guru hadir dan jam pelajaranpun siap dimulai kembali.

Iklan

4 thoughts on “Bisik-Bisik Bikin Berisik Bukan Berisi Bahkan Gak Asyik

  1. mengunjing itu memang nga ada manfaatnya seringkali menunjukan sifat diri kita haha sebenernya kalau lagi kumpul ngomongin orang itu sudah pasti tinggal sejauhmana… apa sekedar ngomongin karbar dan kesibukn atau makin jauh.. nah di sini perlu kontrol, kendali diri dan kita harus saling menginggatkn “hus stop jangan nomongin orang” 😀

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s