Kekayaan Indonesia Terlalu Sexy Menjadi Perebutan Bangsa Lain

oleh : Aamir Darwis

Semenjak dahulu kita mengetahui bahwa Indonesia bak miniatur surganya dunia.Semua kekayaan alam hampir semuanya ada di Indonesia.Bahkan konon katanya,gunung emas yang ada di Freeport jika dibagikan ke seluruh rakyat Indonesia semuanya mendapat jatah yang bisa mendapat 1 kg emas lebih.Ini sungguh diluar dugaan bahwa kenyataannnya gunung emas itu kini malah hanya dimiliki oleh segelintir orang.Katakanlah hanya penguasa dan pemilik tambang Freeport itu sendiri.

Belum lagi kekayaan alam lainnya semacam kekayaan hutan dan lautnya yang melimpah sudah pasti akan mengundang banyak pihak yang ingin memilikinya.Tetapi yang pasti dan selalu diingat bahwa kekayaan alam itu harus dinikmati oleh Rakyat Indonesia sendiri seluruhnya.Bukan seperti sekarang yang terkesan membangun tanpa pemeretaan ekonomi yang menyeluruh.Memunculkan pandangan ‘yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin’.Jelas ini imbas tidak adanya pemerataan ekonomi.Pemerintah terlalu asyik membangun fasilitas mewah semacam gedung-gedung pencakar langit atau  taman-taman hiburan yang kita tahu kesemuanya banyak yang mengorbankan rakyat dengan aktifitas penggusuran.Jelas indikasinya menciptakan kemajuan.Padahal Rakyat Indonesia lebih membutuhkan pemerataan ekonomi.Lihat saja bagaimana kesenjangan ekonomi di pulau Jawa dan di luar Jawa,ini yang seharusnya menjadi konsentrasi pemerintah selaku Lembaga Utama Pemerintahan.

Bangsa lain terutama dari arah Utara dan Barat hendaknya perlu kita waspadai karena dari arah itulah dua kekuatan ekonomi dunia sedang diperebutkan.Bisa dikatakan Cina dari Utara dan Amerika dari Barat.Dua negara dengan ekonomi kuat ini sangat berhasrat dengan kesexyan kekayaan alam Indonesia.Tetapi sebagai Rakyat Indonesia kita perlu jaga diri,perlu memerisai diri bagaimana caranya bisa lepas dari jeratan dua raksasa tersebut.Mencoba ekonomi kerakyatan dimana hanya membeli dan menjual produk-produk dalam negeri bisa menjadi alternative dari derasnya arus kapitalisme bangsa ini.Permasalahan terbesar kita sebagai Rakyat Indonesia,kita kurang PeDe dengan produknya sendiri dan menganggap produk luar lebih bagus,ini juga menjadi hambatan.Pemerintah seharusnya menguatkan ekonomi dalam negeri dimana sumbu porosnya katakanlah hanya membeli produk dalam negeri.

Jika semua rakyat Indonesia membeli produk dalam negeri bisa dibayangkan ekonomi kita akan bangkit dan bisa bersaing dengan produk luar meskipun secara kualitas jelas jauh tetapi secara kuantitas kita bisa menang dan menguasai.

Kita bisa belajar bagaimana negara-negara penggila minyak mendapatkan minyaknya.Mereka tidak secara langsung terang-terangan mencuri minyak tetapi dengan menggunakan strategi licik semacam adu domba rakyatnya,kita bisa lihat bagaimana Negara Iraq berperang sesama saudara dimana Suny dan Syiah saling berperang mengklaim paling benar,bertarung satu sama lain sampai mereka lupa bahwa mereka sedang diobok-obok dicabik-cabik rakyatnya oleh isu-isu perbedaan pandangan agama.Lalu apa yang ada di Indonesia? Banyaknya suku,ras,agama dan pulaunya bisa jadi terlalu sexy untuk diekspos dan untuk kemudian diadu dombakan ditarungkan satu sama lain,rakyat Indonesia dibuat bermusuhan sehingga saat semua rakyat Indonesia terfokus pada kebhinekaan mereka mencuri kekayaan alam Indonesia.

Bagaimanapun gentingnya Negara kita ini,yang menang haruslah Bangsa Indonesia.Kita harus menang dengan isu-isu adu domba,dengan pencurian skala besar oleh dua raksasa dunia,kita harus tetap percaya bahwa selama kita bersatu maka saat itu pula kita tak akan mudah untuk dikalahkan.Belajarlah dari Timur Tengah yang terus saja berperang hanya masalah-masalah pandangan agama,pertanyaan terbesar siapa aktor dibalik adu domba perbedaan pandangan agama tersebut? Jawabnya jelas Bangsa yang akan mencuri dan menjajah minyak-minyak Timur Tengah.Dan Indonesia sedang digiring menuju akan itu,dimana masalah perbedaan agama,menjadi bumbu mematikan bagi bangsa kita ini.Kita harus bisa  mengerem dan bertoleransi sesama Rakyat Indonesia,tetapi jangan sampai lengah bahwa dua raksasa akan menggunakan cara apapun untuk mencuri kekayaan alam kita.Kita harus tetap berbhineeka tunggal ika untuk Rakyat Indonesia seutuhnya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s