Nge-Punk-an 

oleh : Aamir Darwis

Jika berfikir bahwa Punk adalah anak-anak yang terbuang,bikin onar  dan dilabeli nakal,menurut hemat penulis itu semua adalah tuduhan yang tidak tepat.Karena di Indonesia,anak punk hanya terlihat sebagai pengamen saja yang tidak punya tujuan yang pasti maka itu bisa mengaburkan semangat punk.Padahal punk sebenarnya adalah jiwa yang mandiri,pembrontak dan pejuang kaum bawah.Ini yang jarang dimiliki bahkan orang yang mengaku punk saja belum tentu mengetahui akan hal ini.Mereka hanya menyangka bahwa punk itu nggaya dan bebas.Padahal hakekat punk tidaklah seperti itu.

Punk adalah sub-kultural yang berasal dari Inggris yang mayoritas penganutnya adalah kaum kelas pekerja yang membrontak pada sistem politik dan ekonomi saat itu,yang menurut ideologi punk bahwa sistem saat itu hanya mementingkan kepentingan Pengusaha saja.Sedangkan kepentingan pekerja atau buruh dikerdilkan.Akhirnya mereka melakukan demo dan merubah cara pakainnya seperti rambut mowhawk,baju khas punk dan celana khas punk juga.Mereka merombak cara berpakainnya supaya bisa menunjukan bahwa punk itu ada.Bahwa perlawanan dan demo terhadap pengusaha nakal di Inggris saat itu memang ada.Tetapi makna dari cara berpakainnya dengan punk di Indonesia mungkin lain karena hanya di dasari gaya-gayaan dan bebas.Jika ingin mencontoh harusnya perjuangannya juga diikuti bukan pakaiannya saja.

Punk sebenarnya tidak harus menggelandang di jalan,tatoan,rambut mowhawk bahkan apalagi harus bikin onar.Mereka yang punya spirit punk yaitu pantang menyerah serta peka terhadap masalah sosial di sekitarnya,itulah punk yang sesungguhnya.Ideologi DIY yakni Do It Yourself, lakukan apa yang menurut kamu harus lakukan tanpa menginjak dan merugikan harga diri orang lain dan punya semangat toleransi yang kuat.Harusnya semangat inilah yang perlu diperjuangkan buat anak-anak atau kaum yang mengaku sebagai punk.Bukan malah hanya buat gaya-gayaan saja.

Punk sebagai wadah perlawanan terhadap rezim yang korup ataupun sistem yang tidak berpihak pada rakyat kecil dan juga punya daya kreatif yang tinggi.Punk bukanlah anak cengeng apalagi anak yang Cuma gaya-gayaan doang.Bersikap kritis dan selalu toleran sangat relevan jika dipraktekan di Indonesia yang kaya akan perbedaan suku,adat,ras dan bahasanya.

Semangat punk yang memperjuangkan kaum yang lemah dan selalu kritis terhadap masalah sosial sekitarnya juga masuk dalam anjuran agama islam yakni prinsip untuk toleran dan memperjuangkan kebaikan.Perbedaan hanya pada keyakinan bahwa islam punya landasan dan keyakinannya sendiri,punya kitab sucinya sendiri dan punya Tuhan.Penulis belum pernah melakukan riset apakah anak punk itu bertuhan apa tidak.Jika mereka memperjuangkan kebaikan sebagai orang islam, kita dukung dengan landasan berbuat baik.Tetapi kita harus mengerti bahwa Semua agama di muka bumi ini mengajarkan kebaikan tetapi hanya ISLAM yang mengajarkan kebenaran.Hanya islam yang akan menyelamatkan kita di dunia dan akherat.Jadilah orang islam yang terbuka dan tertutup.terbuka artinya kita terbuka dalam kebaikan-kebaikan apapun asalnya walaupun itu berasal dari luar islam dan tertutup artinya kita menjaga rapat-rapat iman kita jangan sampai goyah.Kita jaga terus menerus syahadat dalam diri kita dan akal fikiran kita.Kita jaga ideologi islam supaya tidak tercampuri paham-paham yang sekiranya merusak islam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s