Kisah Sarpin Dan Saimun Part 12 : Kholil Di Dalam Ibrahim

oleh : Aamir Darwis

Malam hari tiba,seperti biasanya Sarpin & Saimun belajar ngaji ke gurunya.Entah apalagi yang akan diajarkannya,persoalan negara sampai dibawa-bawa oleh Kyai Sengkelat.Yang pasti semoga bermanfaat..

“Pin,aku heran.Kenapa guru malah cerita politik sih,terus kapan kita belajar nahwu.Sementara Kholil (temannya Sarpin & Saimun) sudah hebat nahwunya.kita masih begini aja..huft” Curhat Saimun

Belum dijawab oleh Sarpin,Sang guru mendengarnya,ia tiba-tiba cerita tentang kholil.Siapa sebenarnya kholil itu? Apa kholil itu?

Kyai Sengkelatpun memulai pengajiannya kepada dua muridnya itu…

Imam Suyuthi (Jalaluddin as-Suyuthi,wafat 911 H/ 1505 M) di dalam kitab tafsirnya Ad-Dar al-Mantsur fi at-Tafsir bil Ma’tsur,Rosululloh SAW pernah bertanya kepada Malaikat Jibril,mengapa Nabi Ibrahim As diberi gelar al kholil (kekasih Allah),kemudian dijawab oleh Malaikat Jibril bahwa Nabi Ibrahim diberi gelar tersebut karena Nabi Ibrahim merupakan orang yang sangat senang memberi makan orang lain.Yang berarti bahwa Nabi Ibrahim sangat dermawan bahkan ia hanya mau makan jika ada temannya atau ada orang lain yang menemaninya makan”

“Di dalam AlQur’an,kata kholil disebut 3 kali salah satunya yang diartikan bahwa Nabi Ibrahim diangkat oleh Allah sebagai kekasih Allah/orang yang dicintai Allah.Dan menurut Syekh Syauqi Abu Kholil di kitabnya Atlas AlQur’an,kata Ibrahim disebut 69 kali sedangkan di terjemah ada 108 kali dan yang pertama di Surat Al Baqarah ayat 124 yang menerangkan tentang doktrin samawi dan ujian penerapan syariat Allah berupa kalimat-kalimat sedangkan yang terakhir kata Ibrahim di Surat Al A’la ayat 19 yang menerangkan tentang lembaran-lembaran wahyu/ kitab-kitabnya Ibrahim dan Musa yang mengindikasikan kecerdasan intelektual Ibrahim As dan Musa As.Yang pertama Ujian dan yang terakhir kecerdasan”

“Banyak jasa-jasa Nabi Ibrahim salah satunya tradisi Sunat,menyukur bulu ketiak,menyukur bulu kemaluan.Ini berarti Nabi Ibrahim berperan penting di masalah sosial dan lingkungan saat itu bahkan sampai sekarang.Hingga Orang Yahudi dan Nasrani saling mengaku bahwa Nabi Ibrahim dari golongan mereka tetapi kemudian dijawab oleh AlQur’an bahwa Nabi Ibrahim As bukanlah Yahudi dan Nasrani melainkan ia adalah Muslim / islam.Ulama pakar tafsir Iraq namanya … (Sang Kyai Sengkelat ternyata lupa) mengarang kamus Qur’an (14 jilid) kata Ibrahim jika diartikan Bahasa Arab berarti Bapaknya golongan yang besar.Ada juga yang mengganti Ibrahim dengan abram atau Abraham itu sama saja.kebanyakan kitab-kitab kuno memakai kata-kata itu.”

“Nama  Kholil yang populer selain Nabi Ibrahim adalah Imam al Kholil bin ahmad Al faradi ( Gurunya Imam Sibawaih).Imam Sibawaih merupakan orang yang ahli ilmu nahwu yaitu ilmu gramatikal Arab.Imam al Kholil mempunyai kitab Mu’jam Al ‘Ain yang merupakan kamus pertama dalam Bahasa Arab,ada lagi kitab al-‘Arudh ( ilmu tentang cara-cara membuat dan merangkai syair Bahasa Arab)”

“Imam Suyuthi di dalam kitabnya Bughyatu al wu’at fi thabaqati al-lughawiyyin wa al-nuhati yang menerangkan tentang pakar-pakar ahli ilmu nahwu dunia dan salah satunya tentu Imam Al-Kholil.Diceritakan disana bahwa Imam Al-Kholil yang notabene ahli nahwu disuruh ikut ambil bagian ilmu farmasi.Ceritanya Ada orang ahli mengobati sakit mata membuat ramuan penyembuh kemudian ditulis resepnya oleh orang itu tetapi orang itu keburu meninggal dunia.Dan tulisan itu dicari-cari belum juga diketemukan hingga akhirnya mereka meminta tolong Imam Kholil (ahli nahwu).Orang farmasi minta tolong sama ahli nahwu? Sangat tidak masuk akal,tetapi ternyata Imam Kholil bukan sembarang orang.Ia Wali yang mempunyai karomah.Imam Kholil meminta wadah yang digunakan untuk membuat resep ramuan tersebut dan secara luar biasa bisa mengira-ngira dengan tepat isi ramuan itu hanya dengan menggunakan penciumannya.Ia berhasil menemukan 15 resep beserta komposisinya hanya dengan indra penciumannya.Setelah dicari agak lama,tulisan itu diketemukan ternyata ada 16.Dan 15 resep yang diberitahukan oleh Imam Kholil itu tepat sehingga saat diuji untuk menyembuhkan itu manjur.”

“Syekh yusuf al Nabhani pernah menceritakan ada orang namanya Kholil masuk ke masjid di Kota Qalyubi Mesir,ia terbang bahkan ia bisa berjalan di udara dan cerita ini kurang lebih 500 tahun yang lalu.Dan Nama Kholil yang popular terakhir ada dua yakni Kholil bangkalan dan Kholil Kasingan.Dua-duanya adalah orang yang ahli ilmu agama dan ahli ilmu nahwu.”

Sayyid Yassin Al fadani seorang ulama Mekkah yang nenek moyangnya berasal dari Padang Sumatra Barat,sosok ulama Indonesia yang terukir dengan tinta emas.Jaman dahulu orang Indonesia banyak yang jadi  ulama cuman sedikit saja yang tahu,padahal sosok Syekh Yassin begitu sangat terkenal di Arab kala itu.Ada juga syekh Yusuf Al Makassary (Makassar),Syekh Abdul Rauf Al sinkili (Aceh),Syekh Abdul Shomad Al Palimbani (Palembang),Syekh Nafis Al banjari (Banjarmasin),Syekh Arsyad Al Banjari (Banjarmasin),Syekh Nurudin Al Raniri (Aceh),Syekh Abdul Rohman Al Masry Al Batawi (Jakarta),Syekh Khatib Sambas (Kalimantan),Syekh Nawawi Al Bantani (Banten),Syekh ahmad Khatib Al Minangkabawi,Syekh Mahfudh at Tarmisi (Tremas,Pacitan) yang merupakan guru dari Hadratus Syaikh Hasyim Asyari (Pendiri NU).kalian harus cari tahu dan belajar dari sejarah ilmu-ilmu dan hidup mereka”

Dengan serentak,Sarpin & Saimun menjawab “Nggih,Mbah Kyai” Sebuah pemandangan biasa dimana santri harus nurut atau patuh dawuhnya kyai.

“Jaman sekarang sudah mendekati akhir kiamat,kalian harus semakin rajin mendalami ilmu agama dengan berguru ke Kyai-Kyai,Ibarat jaman dari Fathul Bari (kemenangan Sang Pencipta) yang diartikan sebagai kemenangan iman diganti Fathul BRI (kemenangan Duit atau dunia) ini kan bahaya.”

Tiba-tiba Kyai Sengkelat ingat sesuatu..

“Di Andalusia,Spanyol dulu ada Ulama tasawuf terkenal namanya Ibnu Arabi di dalam kitabnya Futuhat al-Makkiyyah ada orang yang diberinama Allahumma Sholli’ala Muhammad karena saking cintanya kepada Nabi Muhammad SAW.Mungkin kalian baru denger,ada orang namanya seperti itu.”

Lantas sarpin & Saimun menjawab balik.

“Allahumma Sholli’ala Muhammad”

Sholawat dan Salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW

Sosok Gus Qoyyum terngiang dipikiran Kyai Sengkelat,ternyata Gus Qoyyum adalah satu dari 33 guru kyai Sengkelat,Semoga saja 32 guru-guru yang lain dapat kita ketahui.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s