Kisah Sarpin Dan Saimun Part 18 : Pentingnya Bismillah

oleh : Aamir Darwis

Pembicaraan malam itu kian menarik saja,setelah Pak Juned membicarakan tentang hal-hal gizi dan tetek  bengeknya itu,kini Saimun unjuk gigi,menjelaskan bagaimana peranan ‘bismillah’ sebagai peranan penting dan ciri khas seorang muslim.

Di rumah yang terlihat asri itu,disambut sayup-sayup suara angina malam,Saimun,Pak Juned,Iqbal,Toling dan Salim melanjutkan obrolan-obrolan malam nan bijaksana itu.

Kini Saimun unjuk gigi,nerocos saja sedangkan lainnya mendengarkan dan memperhatikan dengan seksama.

“Rosululoh SAW memerintahkan umatnya supaya memulai segala pekerjaan dengan ucapan basmallah,sebab ditakutkan jika tidak diucapkan basmallah maka perbuatan itu bisa terputus artinya tidak akan sampai ujungnya yakni mardhatillah ( Ridho Allah),misalnya shaum hanya sampai lapar dan dahaga saja,dan lain sebagainya” Saimun memulai ucapannya

“Berarti niat itu sangat penting karena niat merupakan tujuan sehingga ia akan berlaku sebagai syarat yang harus dilakukan bagi seseorang yang akan beramal,tapi ini pendapat saya” Toling menanggapi

“Saya lanjutkan ya,Redaksi Basmallah (Q.S.Al fatihah ayat 1) dimulai dengan ‘bismi’ yang dalam tata Bahasa Arab adalah jar dan majrur,dimana jar dan majrur itu saling berkaitan (ta’alluq) dengan kata kerja yang disembunyikan,sesuai konteks pekerjaan penting yang sedang dilakukan,misalnya seorang yang akan berdakwah memulai dengan basmallah maka taqdir kalimatnya adalah dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,saya dakwah”.” Saimun melanjutkannya

“Membuka perkara yang penting dengan membaca basmallah juga merupakan tabaruk (mengharap berkah Allah) melalui penyebutan asmaNya di awal perbuatan itu.Juga merupakan,semacam ikrar ketauhidan seorang mukmin,dimana seorang mukmin tidak akan mengerjakan perbuatan apapun yang baik ataupun penting tanpa didasari asma Allah (tauhid).” Pak Juned menambahkan dengan gamblang,sementara Iqbal memperhatikan dengan matang-matang.

Iqbal yang lulusan Universitas Islam,ikut menambahkan pendapatnya.

“Secara tata bahasa,Bismillah Arrahman dan Arrahim bukanlah pokok kalimat tetapi keterangan kalimat (ma’mul).Adapun hikmah didahulukannya ma’mul (keterangan kalimat) daripada amil (pokok kalimat) adalah ‘lit tabaruk’ yaitu untuk mengharap keberkahan Allah SWT melalui wasilah mendahulukan asma Allah daripada pekerjaan yang sedang dilakukan,hikmah lainnya adalah ‘lil ikhtishosh’ yaitu berfungsi untuk membatasi seolah-olah ia berkata : saya tidak akan mengerjakan perbuatan ini tanpa didasari dengan asma Allah.” Iqbal yang merupakan keturunan Arab,menjelaskan pendapatnya,sehingga obrolan malam ini semakin menarik saja.

Tanpa menunggu aba-aba,Toling langsung mengaitkan dengan Perjanjian Hudaibiyyah.

“Ini membuat saya teringat peristiwa Perjanjian Hudaibiyyah,yaitu perjanjian genjatan senjata antara umat Islam dan orang kafir Quraisy.Ketika itu perjanjian diawali dengan kalimat basmallah tetapi orang kafir menolak dan akhirnya diganti dengan kalimat ‘bismika allahumma’.Ucapan Basmallah sebagai ciri khas umat muslim tidak hanya ada pada era Nabi Muhammad SAW saja,tetapi sudah dari awal ada,bahkan Surat Nabi Sulaiman AS kepada Ratu Bilqis juga diawali dengan kalimat basmallah” Toling menjelaskan dengan sejarah yang ia ketahui itu

Obrolan malam itu harus diakhiri karena waktu sudah larut malam,dan esok pagi harus siap-siap kerjabakti di sawah karena usut punya usut,wabah tikus sedang melanda di desa itu.tetapi itu masih belum ada apa-apanya sebab nyatanya negara ini menghadapi tikus yang jauh lebih besar bahkan kerakusannya tidak hanya makan padi tetapi pulau dan duitpun ia makan,siapa lagi kalau bukan tikus kantor,penjahat berdasi yang berkeliaran kesana kemari.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s