Rindu Terdahulu

oleh : Aamir Darwis

Hari ini kita terjaga dengan kepedihan dan kehampaan

Terperosok dalam lorong-lorong masa lalu yang menggunggah ingatan

Tawa canda tanpa dosa si kecil kita

Riang gembira kesana kemari tanpa keluh kesah

 

Petak umpet serasa lebih indah

Kadang kurindu senyuman manismu itu

Yang kini telah habis tergerus zaman

Ku coba mengais rasa rindu itu …

 

Tersimpan di relung hati penuh cinta

Tiba-tiba engkau datang menceritakan masa lalu

Memaksaku mengingat-ingat bagaimana kebersamaan kita

Fikiranku melayang menembus tahun demi tahun

Ingin rasanya kembali ke masa kecil dulu

 

Ingatkah saat senyumanmu mencerahkan masa lalu?

Ingatkah dirimu yang menjadi mimpi kenanganku?

Ingatkah bahwa kita pernah bermain bersama?

adakah waktu untuk kita mengulangnya

 

aku menangis tersedu-sedu

air mataku meluap daratan

saat ku tahu aku hanya bisa merajut kenangan hanya dalam bayang-bayang

tentang mimpi masa lalu yang mungkin hanya terkesan sebuah kenangan


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s