Prahara Hati Dan Jiwa

oleh : Aamir Darwis

Hati seperti mati berkali-kali

Tumpukan masalah itu kian menggemuk

Setan kertas menanduk-nanduk

Antara kalbu dan permata diri

Buang dan takkan kupungut lagi

Kupu-kupu penipu tersipu malu

Aku tertawa..

Bahkan bulanpun tak aku rindukan

Sedangkan gejolakmu sudah habis di dada ini

Di sanubari antara koma dan titik mati


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s