Sahabat Bagiku

oleh : Aamir Darwis

Sebelum aku pergi dari rumah

Saat hujan gerimis mengantar kepergianku

kita masih memiliki hubungan yang sangat erat

aku masih ingat itu…

apakah engkau juga ingat

apakah engkau telah melupakannya

walau telah panjang jalan

dan polah tingkah yang kita lalui

meskipun hal itu sangat sebentar

tetapi kita masih teman kan??

Sejauh ini,perjalanan di dunia orang lain

semuannya diisi dengan masalah

terkadang menyakitkan hati

menyesakan pergolakan jiwaku

Aku sangat rindu denganmu… sahabat

Aku masih ingat

saat aku akan pergi

engkau pegang tanganku dengan erat

tetapi inilah kehidupan…

Aku harus pergi demi sebuah perubahan

namun sekarang…

duniaku dan duniamu berbeda

Aku tak bisa mengejarmu lagi

engkau semakin maju dengan ilmumu

dan aku semakin rapuh dengan lukaku

Sekarang. Sekalipun aku menangis..

dalam ingatanmu.. Takkan pernah ada aku

bagimu.. Aku adalah masa lalumu yang harus dilupakan

bagimu… Aku adalah kesalahan

tapi… aku berharap

saat kita bertemu nanti

Engkau tetap tersenyum padaku

Aku merasa cemas akan hari itu

tapi aku menemukan sesuatu yang hangat dalam hatiku

sejak bertemu denganmu

tanda itu takkan kuhilangkan

meskipun kau telah menghapus jejakku

hari itu… Saat aku berubah menjadi dewasa

begitu pula denganmu

saat pertemuan kedua nanti

kuharap kau bisa tersenyum padaku

aku janji akan membahagiakanmu sahabat

karena engkau dan aku adalah sahabat sejati

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s