Remaja Berpacaran itu?

oleh : Aamir Darwis

Kehidupan remaja ada dalam masa rawan,jiwanya masih labil,penuh gejolak serta peka terhadap lingkungan.Secara fisiologis organ seksual remaja sudah matang dan mulai berfungsi.Sementara itu secara psikologis remaja mudah terpancing emosinya,masih ingin bebas dari segala keterikatan serta cenderung mengatasi masalah kehidupan dengan kekuatan otot bukannya kekuatan rasio.

Pertanyaanya mengapa ketika remaja berpacaran perilaku-perilaku seksual dapat terjadi.Dapat dijelaskan bahwa sesuai perkembangan seksualnya remaja punya rasa ingin tahu menyangkut hal :susunan dan fungsi alat kelamin,proses menstruasi atau mimpi basah,terjadinya keturunan,persetubuhan dan keterangan tentang kehamilan.Dan seiring dengan sifat perkembangan libido sexs,seksualitas remaja ada pada tahap genetial yaitu kepuasan seksual diperoleh melalui kelamin.Maka dari itu banyak remaja yang mencoba-coba hubungan intim dan penyelewengan sexs lainnya seperti onani.Apalagi dengan adanya alat kontrasepsi,banyak remaja yang melakukan sexs bebas karena mereka tidak takut lagi akibat sexs bebas yaitu terjadinya kehamilan.Menurut saya alat kontrasepsi seperti kondom tidak membuat hal baik tetapi justru menimbulkan sexs bebas semakin banyak.

Dampak yang Ditimbulkan Akibat Sexs Bebas

( terjadinya hamil diluar nikah,perkawinan usia muda,aborsi,membuat minder terutama pihak wanita )

Tetapi remaja sekarang tidak memperdulikan dampak-dampak tersebut,mereka asyik melakukan sexs bebas sebebas bebasnya.Seakan mereka sudah tak memperdulikan masa depan mereka.Baru,ketika mereka mendapatkan akibatnya seperti hamil dan terkena aids.Mereka baru menyesal.Sekarang tengok ke media cetak atau berita,begitu banyak remaja kita yang mati bunuh diri hanya karena malu menanggung dosanya atau pelaku aborsi yang merela membunuh anaknya karena takut rahasianya terkuak.Mereka seolah-olah seperti hewan dan bahkan lebih rendah daripada hewan.Mana ada hewan yang membunuh anaknya sendiri.Pihak perempuan adalah pihak yang paling banyak dirugikan.Ia harus menanggung hasil sexs bebasnya,belum harga dirinya.Seolah-olah sudah tidak punya harga diri.Sedang bagi pihak laki-laki hanya menanggung malu doang.Oleh karena itu,sebagai seorang perempuan kamu jangan tertipu oleh lelaki.Berjanji akan menikahinya,akan bertanggung jawab kepadanya.Aku yakin itu hanya tipu daya saja.Mana ada sih keseriusan di umur yang masih bau kencur itu .Ia hanya akan merenggut keperawanmu lalu kamu akan dicampakan.Pacaran atau tidak pacaran yang paling penting lindungi dirimu dari perbuatan-perbuatan menyeleweng itu.Jika membahas sisi gelap pacaran,penulis merasa menjadi jomblo lebih bermartabat.Untuk menghindari keburukan hal ini.Tetapi kelamaan menjomblo juga tidak bagus.Heuheuheu… 
#repostbloglama #2011

Iklan

2 thoughts on “Remaja Berpacaran itu?

  1. Tulisan yang menarik! Saya setuju dengan pedapat yang diutarakan oleh Darwis. Masa remaja memang merupakan masa-masa yang paling ‘rawan’ dalam masa perkembangan dan pertumbuhan, ya..meskipun ada juga yang mengatakan masa-masa usia 1-3 tahun adalah masa yang sangat rawan juga untuk perkembangan otak dan juga sistem yang lainnya. Peran keluarga sangatlah penting disini. Keluarga, baik ayah dan ibu serta sistem sosial lainnya sangat penting perannya bagi anak remaja dalam menghadapi masa-masa ini. Pembekalan diri anak dengan pendidikan moral dan agama juga sangat penting.

    Semangat untuk menyebarkan banyak kebaikan.
    Salam.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s