Kisah Sarpin & Saimun Part 26 : Dicuekin Tuhan

oleh : Aamir Darwis

Ternyata Kyai Sengkelat tak kunjung mau menceritakan tentang Kisah ‘Musyawarah Para Burung’,bukan karena beliau tak mau menceritakan tetapi memang sengaja supaya dua muridnya itu menggali sendiri,mentadabburi sendiri kisah-kisah itu.Sedangkan Kyai Sengkelat hanya menggambarkan rangkuman yang cukup panjang dari kisah apik tersebut.

Hal itu membuat Sarpin dan Saimun makin penasaran saja,maka merekapun kini mencari tahu sendiri kisah-kisah itu.Apa inti kisah itu ? Setidaknya manfaat apa yang bisa diambil dari kisah menarik nan apik itu?

Sedangkan Kyai Sengkelat kini malah berperilaku aneh,wajahnya murung dan sering melamun.Serasa ada kegelisahan dan kesedihan yang menghampiri dirinya.Usut punya usut beliau pada suatu malam tak sengaja membaca sebuah ayat dari Al Qur’an :

“Sesungguhnya orang-orang yang menukar janjinya dengan Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit,mereka itu tidak mendapat bagian pahala di akherat,dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan  tidak akan mensucikan mereka.Bagi mereka adzab yang pedih” (ali imron : 77)

Bisakah kalian bayangkan,kalian rasakan sampai kalian amati matang-matang.Allah tidak akan berkata-kata kepada kita ? Allah tidak mau melihat wajah kita ? Allah cuek dengan kita? Jika seperti ini,betapa malang dan sedihnya.Sungguh kerugian yang amat-amat besar jika Allah Tuhan yang Maha Kuasa itu,cuek sama kita.Kita tercampakan dengan adzabNya yang pedih.Seakan-akan kita hidup hanya akan menabung penyesalan kelak,maka karena itu Mbah Kyai Sengkelat menangis tersedu-sedu.Bahkan menangisnya semakin menjadi-jadi sebab ketakutan akan dicuekin Allah.

Namun perlahan-lahan jiwanya mulai stabil,fikiraannya yang ia isi dengan ketakutan-ketakutan mengerikan itu semakin ia resapi dan dalami sambil dihilangkan sebisanya.Walau ketakutan itu jelas tak mudah dilupakan.Tetapi mungkin Kyai Sengkelat hanya sedikit orang yang mau menangisi ketakutan itu.Bukankah manusia yang hidup di jaman modern ini semakin menjauhi Tuhan.Tuhan dilupakan bahkan Tuhan diganti dengan barang-barang property,tanah,kekuasaan,wanita,uang dan uang.Kehidupan dunia seakan menjadi Tuhan yang samar-samar bagi mereka.
Gara-gara hal itu kini Mbah Kyai menyuruh dua muridnya itu untuk lebih tekun beribadah dan beramal.Dan terutama untuk sering-sering melibatkan Allah dan Rosululloh disetiap aktifitasnya.Apapun kegiatannya niatkan untuk mencari Keridhoan Allah.Setidaknya tanyakan kepada hati,Allah ridho tidak dengan kegiatan yang kita lakukan ini? 

Iklan

3 thoughts on “Kisah Sarpin & Saimun Part 26 : Dicuekin Tuhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s