Sampingan

Manusia Patung Emas

oleh : Aamir Darwis

Pada suatu malam di bukit kencana indah.Sesosok pemuda sedang mengurung diri di kamarnya.Entah apa masalahnya,ia menyendiri disana berhari-hari.Menit demi menit,jam demi jam,hari demi hari pun berlalu.Sudah 8 hari terhitung dari pertama pemuda itu mengunci kamarnya.Apakah ia bertapa? Apakah jangan-jangan ia mati di dalam kesendiriannya?

Ternyata bukan karena masalah besar ia mengurung diri.Pemuda ini heran dengan dirinya sendiri.Merasa ada orang lain di dalam dirinya,merasa ada pihak lain yang sama-sama ingin ini ingin itu.Terkadang ia ingin makan sate tetapi hati kecilnya ingin makan baso,kadang juga ingin bersepeda tetapi apa daya ia malah kebut-kebutan memakai motor.Pemuda ini tak bisa mengendalikan dirinya.

Padahal semua keperluan dimilikinya.Ia bahkan menjadi seleb di dunia maya.Statusnya seakan membuat terpana orang lain.Status lucu,motivasi,bahkan sampai status nyampahpun.Dirinya tetap menjadi trending topik.Di dunia maya ,dirinya dielu-elukan menjadi orang besar.Tak tanggung-tanggung ia memiliki 70 juta pengikut.Saingan satu dua dengan Messi dan juga Ronaldo.

“Bangsat,dunia maya ini tak membuat aku bahagia.Aku kesepian bahkan ini memuakan!”

“Jangan begitu anak muda,coba keluar dari kamarmu.Coba hirup udara pagi barangkali ada embun yang bisa dijadikan rasa bahagia.Atau jangan-jangan kau masih jomblo ya?” Tiba-tiba Bapak-bapak berkumis tebal dan berbadan kekar itu datang dan berbicara padanya

“Bapak sok tau,Justru di kamar saya malah dapat inspirasi.di kamar juga saya menjadi dua,pak?”

“lho,menjadi dua.Adek ini ada-ada saja” Jawab Bapak-bapak tadi

Setelah diceramahi sang bapak,pemuda ini mencoba keluar dari kamarnya.Tapi mengapa berat? Sayang dong..dunia maya ditinggalkan,entar kehilangan pengikut lho..Gara-gara lama ofline,Si Ida jadi pacaran sama temanmu,kan? Pertanyaan-pertanyaan itu terus saja muntah dan menjejali pemuda ini.

Dia bahkan pernah menembak seorang gadis.Namanya Ratu.Padahal hatinya cinta dengan Ida.Aneh bukan? Apa mau pemuda ini sih? Ia terombang-ambing dalam keraguannya seolah dirinya hanyalah robot yang bisa diatur kesana kemari.Padahal di dunia maya,ia digadang-gadang menjadi orang besar.Setara Mohammad Hatta,Tan Malaka ataupun Hos Cokroaminoto.Pengikut kebanyakan orang intelek ,sedangkan dirinya SD pun tak lulus.

Pagi menjelang subuh datang…

Terasa berat badannya untuk digerakan,bantal-bantal seperti asyik menjadi teman,laptop masih menyala,ponsel yang menunjukan ratusan notifikasi pesan.Semua itu ditinggalkan.Ia keluar dari kamarnya,setelah 8 hari ia mengurung diri dengan keasyikannya dan juga kegelisahannya.

Ia pun takjub dengan tetesan-tetesan embun yang sesekali menetes ditubuhnya.Suasana yang masih hening,kabut pagi yang seputih cahaya,hawa dingin pagi yang menggetarkan sekujur tubuh.Ia seperti mendapatkan 100 juta pengikut bahkan lebih.dunia maya menjadi terlalu remeh untuknya kali ini.Ia menikmati hampasan embun-embun pagi.Begitulah akhirnya ia bukan menjadi manusia penjara kamar lagi.Bukan manusia patung emas lagi.

Iklan

8 thoughts on “Manusia Patung Emas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s