Hari Puasa-Ku

Oleh : Aamir Darwis

Aku mencintaimu bahkan aku menyambutmu dengan kegembiraan menuju rumahNya

Ramai pasar sore hari menunggu suara pembuka

Lantunan ayat suci Alqur’an ditabuh disamping partai tertawa televisi

Ada apakah ini ? Dibuka Disahur Ditertawakan

Siapakah aku ini ? Kaum durjana yang berlindung dibalik kopyah beriman

Hari pertamaku, panjang-panjang langgar

Hari sepuluhku, panjang-panjang sanggar

Hari duapuluhku,panjang-panjang pasar

Hari tigapuluhku,panjang-panjang Jahar

Fenomena asyik namun menyedihkan

Puasa lapar namun mengenyangkan

Dikala aku mencintaiNya

Jika bukan karenaNya dan kecintaan aku terhadapNya

Niscaya Untuk apa berpuasa ?

Kasih sayangNya yang membuatku lapar menjadi senyuman

Betapa aku bahagia sepanjang zaman

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s