Kematian

oleh : Aamir Darwis

Kelam dan makin njuram dalam kegelapan

Hilang diantara pusara angin dan tanah

Sakit terus mengoyak-koyak harapan

Bercumbu di keabadian,sepi di ladang perpisahan

Menunggu air mata basah memenuhi bumi

Cakrawala kian hari kian mengerikan

Roh telah bersatu,Badan telah bertanah

Membungkam kesadaran tuan-tuan

Dia telah musnah berkalung desir-desir kenangan

Selamanya akan kutabung,Selamanya akan kuingat

Aku terpanggang puing-puing kebersamaan

Aku terbakar api kerinduan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s